Proses di dalam belajar trading forex, unsur mental atau psikologis turut menjadi pertimbangan penting yang bisa menentukan keberhasilan.
Alasannya karena dinamika pergerakan harga di pasar forex yang perlu dihadapi dengan kesabaran dan kontrol emosi yang baik. Kenapa bisa begitu?
Namun bagaimana jika tak lama setelah itu, harga justru turun padahal Anda sudah terlanjur banyak membuka posisi buy?
Kemungkinan seperti itu tidaklah mustahil!
Karena arah pergerakan harga memang tidak bisa ditebak dengan pasti. Jika masih belajar trading di akun demo hal itu tak akan menjadi masalah besar karena tak ada risiko.
Namun akan beda lagi ceritanya bila yang
dirisikokan adalah modal riil Anda.
Nah, di sinilah mental atau psikologi trading memainkan peranannya. Agar terhindar dari situasi semacam itu, penting sekali untuk mengatur psikologi sejak di tahap belajar trading, sehingga entry dan exit posisi bisa selalu mengikuti aturan yang telah Anda tetapkan.
3 Prinsip Psikologis Dalam Belajar Trading
Ada banyak cara untuk memperbaiki psikologi trading, namun khusus untuk
Anda para pemula yang masih belajar trading, cukup gunakan 3 pedoman di bawah
ini:
- Semua trader forex pasti pernah rugi. Faktanya, menurut hasil penelitian, 90 persen trader pasti pernah loss dan kehilangan modal mereka. Bahkan ada yang bilang, sukses trading tak bisa tercapai jika belum pernah merasakan kerugian. Jadi setelah menyelesaikan tahap belajar trading dan mencoba bergelut di pasar riil, jangan dulu mengharapkan trading Anda akan selalu menang. Selalu siapkan mental Anda untuk menghadapi kekalahan, karena apa yang bisa Anda raih saat belajar trading di akun demo belum tentu dapat tercapai di akun riil.
- Modal
trading tak semurah yang Anda kira, dan setelah terjun belum tentu Anda
bisa langsung profit. Mungkin ada beberapa broker yang
memperbolehkan trader forex untuk membuka akun dengan modal terjangkau.
Namun realitanya, untuk dapat bertahan dan mendapatkan profit ideal,
kisaran modal minimum adalah 500 USD (untuk broker yang memberikan leverage sampai 1000). Jadi apabila Anda tidak
bekerja, berpenghasilan rendah, terikat banyak hutang piutang, atau selalu
dikejar tagihan, maka pertimbangkan dengan lebih teliti sebelum belajar
trading dan masuk ke pasar forex. Jumlah 500 USD bukanlah uang kecil untuk
individu yang tak berpenghasilan atau bergaji rendah. Apalagi, belum tentu
modal awal tersebut akan langsung kembali atau bahkan mendatangkan profit
di masa-masa awal trading.
- Kerugian akan selalu ada, tapi bisa diminimalisir asalkan Anda punya rencana trading, sudah belajar trading di akun demo, disiplin menjalankan trading, dan pandai mengelola modal. Pengelolaan modal ini bisa Anda sesuaikan sendiri dengan seberapa besar modal dan toleransi risiko Anda, serta bagaimana strategi trading Anda. Jika tahap ini bisa diterapkan dengan baik, maka bukan tidak mungkin Anda berhasil menemukan kunci sukses belajar trading.
4 Sifat Terlarang Dalam Psikologi Trading
Selain belajar trading dengan menerapkan 3 ide di atas, ada pula larangan yang sebaiknya Anda jauhi untuk bisa meningkatkan skill psikologis.
Menurut para trader forex profesional, ada 4 sifat buruk yang harus dihindari
jika Anda ingin mendapatkan psikologi trading yang baik. Kebiasaan-kebiasaan
tersebut adalah:
- Serakah atau ingin mendapat profit lebih besar dari target semula. Karakter ini bisa mendorong Anda untuk menanggalkan semua aturan belajar trading dan tidak berpikir rasional saat pergerakan harga "terlihat" menguntungkan.
- Terlalu
takut akan
risiko terutama setelah mengalami kerugian beruntun. Sifat ini biasanya
muncul pada trader yang tidak menggunakan manajemen risiko, atau
sebelumnya telah melalaikan aturan belajar trading serta manajemen risiko,
hingga akhirnya menderita kerugian besar. Dalam hal ini, Anda sebaiknya
memahami bahwa loss merupakan bagian yang wajar dan selalu ada. Asalkan
Anda sudah disiplin menetapkan manajemen risiko, maka risiko
kerugian tak perlu ditakuti lagi karena sudah terkontrol dengan baik.
- Terlalu
percaya diri menetapkan
target profit. Jika Anda masih pemula dan sedang belajar trading, lebih
baik untuk tidak mengharapkan banyak keuntungan besar dalam waktu sekejap.
Ekspektasi mendapat profit berpuluh-puluh kali lipat dari modal awal dalam
waktu sebulan tentu tidaklah realistis. Sebaiknya tetapkanlah target wajar
dan sesuai dengan besar modal Anda. Dengan demikian, Anda tak akan
terdorong untuk melakukan overtrading (trading secara berlebihan) agar
bisa mencapai target.
- Terlalu
pesimis karena
baru saja mengalami kerugian beruntun. Setelah dilanda penyesalan, ada
kemungkinan Anda jadi "trauma" dan kurang percaya diri untuk
memanfaatkan peluang. Anda bisa memperbaiki manajemen risiko dan rencana
trading secara keseluruhan untuk memperbaiki rasa percaya diri. Mulai
belajar trading dengan risiko yang lebih terkontrol bisa menjadi inti
evaluasi dari kegagalan trading.
Sangat disarankan untuk Belajar Trading Dengan Mempersiapkan Psikologi Trader Forex sebelum anda menggunakan akun real
Ingat bahwa dalam trading forex yang menentukan keberhasilan jangka panjang adalah konsistensi profit, bukan besar keuntungan dalam sekali atau dua kali trading.
Jadi untuk mendapatkan profitabilitas yang stabil, terapkanlah
konsistensi trading yang bisa tercapai dengan mengatur psikolog Anda saat
belajar trading. Dalam hal ini, mengaplikasikan tiga pedoman dan
menghindari keempat sifat terlarang di atas dapat menjadi panduan awal untuk
belajar trading dan mengolah psikologi forex Anda.
Kebiasaan mengontrol psikologis yang baik perlu diterapkan sejak dini, terutama ketika Anda masih belajar trading, karena hal itu akan terbawa menjadi kebiasaan yang akan membentuk gaya trading Anda.
Apabila sejak awal belajar trading Anda sudah
lalai dalam mengontrol psikologi trading, maka pada dalam prakteknya nanti Anda akan
terbiasa menggunakan teknik-teknik yang bisa membawa kerugian besar pada akun
trading.
Oleh karena itu, solusi belajar trading dengan mengatur mental atau psikologi sebaik mungkin akan semakin melengkapi kesiapan Anda untuk meraih kesuksesan trading.
Komentar
Posting Komentar